Selasa, 23 September 2014

Ghuroba Generations / Ciri

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

CIRI-CIRI TEMAN YANG SHOLIH DAN MANFAAT BERGAUL DENGANNYA

Dari Abu Musa radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Perumpamaan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhori & Muslim). (*)

FAEDAH ILMIYAH DARI HADITS INI:
1. Hadits ini menunjukkan Wajibnya Mencari Teman yang Baik dan Menjauhi Teman yang Jelek. 2. Teman yang Baik memiliki ciri-ciri dan sifat. Diantaranya: » Selalu berupaya mengajakmu kepada kebaikan dan mencegah dari keburukan. » Mengajarkan kpdamu ilmu yang bermanfaat. » Selalu jujur dalam perkataan dan perbuatannya. » Mengingatkanmu akan nikmat2 Allah agar engkau mensyukurinya. » Ibnul Qoyyim berkata: “Bergaul dengan orang sholih itu dapat menghalangimu dari enam perkara (dan membawamu) kepada enam perkara lainnya, yaitu:
(1) Dari keragu-raguan kepada keyakinan.
(2) Dari riya’ (suka pamer dan ingin dipuji) kepada ikhlas (karena Allah semata).
(3) Dari kelalaian kepada dzikrullah (selalu ingat kepada Allah).
(4) Dari sikap tamak terhadap dunia kepada semangat mengejar kehidupan akhirat.
(5) Dari kesombongan kepada sikap tawadhu’ (rendah diri).
(6) Dari niat yang buruk kepada nasehat (yang baik).

 » Ibnu Qudamah berkata: “Secara garis besar, hendaknya orang yang engkau pilih menjadi sahabat memiliki lima sifat berikut:
(1) Orang yang berakal.
(2) Memiliki akhlak yang baik.
(3) Bukan orang fasik (pecandu dosa dan maksiat).
(4) Bukan ahli bid’ah.
(5) Dan bukan orang yang rakus terhadap dunia.”.

(Mukhtashor Minhajul Qashidin II/36) Semoga Allah menganugerahkan kepada kita teman sholih yang bermanfaat di dunia dan akhirat. ✏ Oleh Ustadz Muhammad Wasitho, MA, حفظه الله تعالى --- ♻ WAGroup Madinatulquran Have a barokallah day

Ghuroba Generation / Ternyata

 


Ternyata Terbukti Ada Kehidupan Setelah Kematian Yang Mampu Dibuktikan Secara Ilmiah
            
          Kematian telah menjadi misteri bagi dunia medis sejak zaman dulu. Bahkan, berbagai jurnal dan penelitian medis terus berupaya mengungkap rahasia di balik sakaratul maut. Dalam jurnal dan penelitian itu, sakaratul maut dianggap sebagai halusinasi dari orang yang akan meninggal. Namun baru-baru ini seoang ilmuwan Jerman, Berthold Ackermann berhasil mengungkapkan pengalaman menjelang kematian itu adalah hal yang nyata, dan menjadi bukti keberadaan akhirat dan sebagai bentuk dualisme antara pikiran dan tubuh.
Sebuah tim psikolog yang dipimpin Ackermann dari Technische Universität di Berlin mengumumkan mereka telah membuktikan melalui eksperimen secara klinis, adanya beberapa bentuk kehidupan setelah kematian.

           Pengumuman mengejutkan ini didasarkan pada kesimpulan dari penelitian tipe baru tentang pengalaman mendekati kematian yang diawasi secara medis. Dalam penelitian menggunakan metode canggih tersebut, pasien secara klinis 'dimatikan' selama hampir 20 menit sebelum dihidupkan lagi. Penelitian dan penemuan kontroversial ini telah diulang terhadap 944 sukarelawan selama empat tahun terakhir. Dalam proses mematikan dan menghidupkan kembali pasien untuk mencari tahu pengalaman mendekati kematian, tim membutuhkan campuran rumit obat-obatan termasuk epinefrin dan dimethyltryptamine.

          Campuran obat-obatan rumit itu memungkinkan tubuh untuk bertahan saat mati dan proses penghidupan kembali tanpa merusak bagian-bagian tubuh. Proses itu juga melibatkan alat canggih bernama AutoPulse. Alat ini sudah digunakan dalam beberapa tahun terakhir untuk menghidupkan kembali orang mati antara 40 menit hingga satu jam sebelumnya. Tim kemudian memonitor dan menyusun testimoni dari para pasien selama sakaratul maut, mati dan hidup kembali.

          Meskipun bervariasi, namun pasien memiliki memori yang hampir mirip satu sama lain ketika mereka dalam keadaan sakaratul maut, mati dan hidup kembali. Para pasien mengatakan mereka merasa terpisah dari tubuhnya, kemudian memiliki perasaan melayang dan tenang, nyaman dan penuh kehangatan. Mereka juga merasa terputus dari dunia nyata dan melihat cahaya yang luar biasa terang. 
           Tim yang dipimpin Ackermann menyadari penemuan mereka ini sangat mengejutkan semua orang, termasuk beberapa dari kalangan agamis yang selama ini menggambarkan sakaratul maut. Dan kematian yang ternyata berbeda dari apa yang digambarkan para pasien. Para relawan adalah orang-orang yang berasal dari latar belakang agama yang berbeda, mulai dari Kristen, Islam, Yahudi, Hindu dan atheis.

Sponsored By : http://infosehat.in/khasiat-dan-manfaat-buah-kiwi/

Ghuroba Generations / 6 hal

 
 
 
~ Enam Hal Yang Akan Di Cari Syurga ~

Barang siapa mengumpulkan enam pengetahuan maka surga akan mengejarnya dan sebaliknya neraka akan lari darinya.

- Pertama, mengetahui ALLAH dan kemudian mentaati-Nya.

- Kedua, mengetahui syetan dan kemudian menolak bujukannya.

- Ketiga, mengetahui akhirat dan kemudian mencarinya.

- Keempat, mengetahui dunia dan menolak tipuannya.

- Kelima, mengetahui haq (kebenaran) dan kemudian mengikutinya.

- Keenam, mengetahui kebathilan dan kemudian menjauhinya.

(Ali bin Abi Thalib)

Ya ALLAH.. masukkan kami ke dalam Surga-MU dan Jauhkanlah kami dari Siksa Api Neraka..

Aamiin Ya Robbal'alamin...